Benny b9 Benny b9

Benarkah fitnah lebih kejam dari membunuh

Title : Benarkah fitnah lebih kejam dari membunuh
Poppularity : 3.298379% of 77 post
Daily pagview : 1users
Skor [0-10]: 2.9 of 174 view -Post age 121days

Membunuh merupakan perbuatan yang sangat kejam, manusia tertentu saja yang dapat melakukan perbuatan membunuh, sedangkan perbuatan memfitnah siapa saja dapat memfitnah. benarkah fitnah lebih kejam dari membunuh ? Bagaimana Islam membuat peraturan ?



Secara logika berfikir singkat, membunuh perbuatan yang lebih kejam dari memfitnah.

Semua aksi perbuatan memiliki nilai atau skala tertentu, rendah atau besar. Perbuatan memfitnah dalam skala kecil atau permasalahan kecil Jelas memiliki nilai Dosa Kecil atau bahkan Tidak Berdosa. Kita ambil contoh Fitnah skala besar :

Hasan Menggempur Gedung WTC yang sudah diskenariokan dan menginformasikan ke khalayak bahwa Husein pelaku penggempur WTC. Tentu saja hal tersebut membuat Husein kalut, berang, marah takterhingga, bahkan hingga matipun tidak menemukan ketenangan.

Korban terfitnah merupakan penyiksaan batin, dapat menyebabkan gila atau bahkan mati secara perlahan (terjangkit penyakit disebabkan stres berkepanjangan). Diponegoro, Soeharto dan Soekarno wafat perlahan karena korban fitnah.
Hal ini sama saja dengan Pribahasa lama -pena lebih tajam dari pedang-, kalimat tersebut lebih cepat dipahami diterima masyarakat dengan baik, yang dimaksud Pena merupakan Fikiran atau perbuatan manusia, ada saja mencari kelemahan yang berhubungan dengan Islam serta dibesar-besarkan.



Dituduh amrozi, bagaimana jika anak sadam saja, lebih strong. kenapa tidak kunjung usai, berhari-hari menunggu, makan, bergerak.

kok sabar, tidak gila, siapa drivernya,..(fitnah)
Bismillahirohmanirohim.
-Ya Allah ampuni Dosa-dosa Hamba, wafatkan Hamba dengan mudah, jika kadar dosa dalam diri hamba esok lebih besar dari sekarang izinkan Hamba wafat saat ini, berikan kemudahan atau petunjuk untuk itu.
-Ya Allah layakkah Hamba menyebut namamu,.. layakkah Hamba dalam keluarga Islam yang dibawa Rasulmu Muhamad,.. hanya hal ini penahan Hamba merasa malu untuk wafat, Hamba merasa tidak layak berhadap denganmu.

Hamba mengeri, sangat mengerti kesemua hal, apa kurang berusaha, jadwal kampanye takpernah terganti, mereka menahannya berpuluhan kali limit.

Berbagai pertanyaan, live secara langsung akan lebih jelas.


By Benny b9 at 13 Apr 2020 Link :b9 follow us on :facebook twitter youtube || share to Facebook Tweitter WhatsApp
.
Most loggedin to submit comment.
Advertiser Here
1.000 visitor real human
avg $.20.00 USD
x