Benny b9 Benny b9

Rokok identik dengan Narkoba

Title : Rokok identik dengan Narkoba
Poppularity : 3.11372% of 84 post
Daily pagview : 1users
Skor [0-10]: 2.6 of 227 view -Post age 172days
Download or Baca Online eBook

Tidak dipungkiri Rokok identik dengan Narkoba, bagaimana menilai hal tersebut :

Saya pribadi tidak begitu mengerti rokok, terpenting tidak membuat tenggorokan sakit semua rokok rasanya sama, bahkan rokok yang harganya termahal Kabarnya Terenak Malah membuat pusing. Dengan melihat rekan-rekan lainnya Perokok yang lebih mengerti rasa rokok sehingga dapat disimpulkan Rokok Identik dengan narkoba.

 

 

Asal muasal rokok dari suku apache sebelum terbentuknya Negara Amerika, tapi bukan Tembakau yang dipergunakan sebagai merokok melainkan Daun Ganja. Suku Apache melakukan ritual dimalam hari dengan merokok daun ganja saat Menyambut tamu kehormatan Atau Perayaan khusus warganya yang sudah dapat berburu. Sedangkan Daun Tembakau hanya dipergunakan sebagai minuman. Daun Tembakau direbus dalam air, air tembakau tersebut diminum bersama makanan Jantung Hati manusia Musuh Suku lawannya, setelahnya pergi kesungai guna memuntahkan Jantung Hati Air Tembakau tersebut.

 

 

Kenapa rokok dilarang Pemerintah

Pada masa Orde Baru Pemerintahan Soeharto harga rokok Murah bahkan membantu mendukung perekonomian Para Petani Tembakau.

Paada masa awal krisis moneter Pemerintah menaikkan harga rokok (pajak cukai) secara berangsur, 70%, 20% hingga harga rokok mencapai kenaikan 2kali lipat. Merupakan peluang satu-satunya mengimbangi pengeluaran menambah pemasukan Negara selain kenaikan Harga Susu kaleng pada saat itu.

Alasan awal Larangan merokok dari MUI (2006) yang didukung Pemerintah, timbul perdebatan didalamnya dengan Masyarakat. Pemerintah mengambil alasan Menghambat Perekonomian Keluarga atau Individu Dan hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan.

Kenapa rokok dilarang pemerintah, jawabannya sudah jelas terpasang pada setiap bungkus kemasan rokok. menyebabkan berbagai penyakit, kematian dan lainnya. Gambar-gambar tersebut mulai terpasang pada setiap bungkus rokok setelah mendapatkan ijin penjualan atau cukai sejak sekitar tahun 2011. Merupakan upaya Pemerintah dalam memfilter negaranya terhadap berbagai Produk yang Beredar atau Masuk di Indonesia dengan menaikkan Pajak serta mengawasi peredarannya.

Dilihat historinya Penyebab kenaikan pajak rokok Bukan Misi Larangan didalamnya melainkan Menambah Pemasukan Negara, coba misal dihilangkan cukai rokok maka harga dolar mencapai 100ribu rupiah.

 

 

Hukum Islam dan Rokok

Merokok merupakan pekerjaan sia-sia, menghambur-hamburkan uang, dapat menyebabkan penyakit, kebutuhan rokok tidak seperti kebutuhan makan, tanpa merokok manusia tetap hidup baik-baik saja. Tapi tidak ada Hal negatif didalam rokok, sebanyak apa merokok tidak menyebabkan mabuk, kehilangan kesadaran atau akal sehat, tidak ada kandungan negatif pada tembakau. Sehingga hukum Islam dalam merokok bernilai Makruh.

 

 

Saya dan Rokok

Saya pribadi merasakan rokok saat sejak tahun 2003-an, Usai bekerja buruh tukang tengah hari pukul 12 semua beristirahat, makan, setelahnya merokok + kopi sembari istirahat penghilang penat. Sehingga memiliki nuansa tertentu dengan aktifitas merokok.

Pada tahun 2006 Saya memang dianjurkan untuk mengurangi Atau berhenti merokok. Banyak rekan-rekan Saya berhenti merokok, ada juga yang terkena berbagai penyakit Bahkan banyak juga yang berakibat kematian Seperti rekan Hadi dan Ali. Atau Rohcman (ketua LPJK INKINDO Prop.Bengkulu) terkena penyakit yang tak tersembuhkan pada tahun 2007, berbagai RS senusantara dikunjungi tidak mendapatkan hasil yang Akhirnya pada pengobatan di Semarang dianjurkan Tidak Merokok. setelah berhenti merokok Penyakitnya berangsur Sembuh.

 

Bagaimana jika berhenti merokok

Niat atau keinginan yang sudah tertanam sepertinya sukar dilawan. Setelah makan atau sembari minum kopi sepertinya kurang pas jika tidak merokok, hal tersebut merupakan rutinitas yang Saya lakukan setelah tahun 2003. Layaknya keinginan Niat minum kopi, setelah didapur dengan gambaran dibenaknya -Santapan Kopi Panas- ternyata tidak adanya kopi maka dengan keinginan kuat berusaha mendapatkan Kopi. Bagi Saya Pribadi tidak jauh bedanya dengan keinginan merokok Dan mungkin berbeda dengan para perokok yang mengerti rasa rokok.

Berulangkali Saya pribadi berhenti merokok, seminggu, dua minggu atau sebulan, Tidak ada bedanya, hanya keinginan untuk merokok.

 

 

Saya tidak merokok jika tidak bekerja memulai karir buruh bangunan, palu 5kg penggempur beton gedung-gedung rusak.

Saya tidak merokok jika tidak berkumpul para paparazi dan pengusaha

Beruntung ku tidak mencoba minuman keras dan narkoba, dan hal itu tidak mengubah keadaan, Ku hanya merindukan Ilahi Tuhan

Bersyukurlah yang orang tuanya berkemampuan


By Benny b9 at 09 May 2020 refisi : 13 Oct 2020 Link :b9 follow us on :facebook twitter youtube || share to Facebook Tweitter WhatsApp
.
Most loggedin to submit comment.
Advertiser Here
1.000 visitor real human
avg $.20.00 USD
x